Bayangin nama bias kamu menyala di layar stasiun subway di Seoul, pas hari ulang tahunnya. Fans pada berhenti, foto-foto, terus nge-tag di mana-mana. Momen yang bikin haru — sampai muncul satu pertanyaan kecil di kepala: tunggu… yang bikin desain gambarnya siapa, ya?
Kalau kamu belum pernah bikin iklan sebelumnya, bagian inilah yang paling bikin deg-degan. Kabar baiknya: kamu nggak harus jadi desainer. Kamu cukup tahu apa aja yang masuk ke artwork, gimana bikin tulisannya kebaca, dan tiap media butuh file kayak apa. Yuk kita bahas pelan-pelan — kamu pasti bisa kok.
Apa aja yang sebenarnya masuk ke iklan dukungan
Iklan dukungan itu bukan poster yang dijejali semua hal yang kamu suka. Isinya cuma beberapa info penting, disusun biar orang bacanya urut — dan cepat. Anggap aja sebagai hierarki: yang paling penting dibikin paling besar, sisanya jadi pendukung.
Bikin kebaca dalam 3 detik
Tesnya gampang: kalau orang yang lewat nggak nangkep pesannya dalam sekitar tiga detik, berarti isinya kebanyakan. Mendesain iklan outdoor itu sebagian besar soal memutuskan apa yang harus dibuang.
- Satu baris utama, maksimal sekitar 7 kata. Kalimat panjang yang sampai dua baris nggak bakal nyangkut di mata.
- Bikin nama kira-kira dua kali lebih besar dari detail kecil — biarkan hierarkinya yang kerja.
- Kontras tinggi. Gelap di atas terang, atau terang di atas gelap. Pastel di atas pastel bakal hilang dari jauh.
- Font sans-serif yang tebal. Font tipis atau gaya tulisan tangan langsung buram begitu kamu mundur beberapa langkah.
- Kasih ruang napas. White space narik mata ke yang penting; layout yang penuh sesak kebaca kayak "rame doang".
- Patokan 1:10: kira-kira 1 inci tinggi huruf untuk tiap 10 kaki (≈3 m) jarak pandang.
- Nama besar dan paling depan
- Satu baris pesan yang hangat
- Warna kontras tinggi
- Banyak ruang kosong
- Pesan sepanjang paragraf
- Semua ukurannya sama
- Teks pucat di atas foto pucat
- Lima hashtag dijejalin sekaligus
Tiap media minta file yang beda
Di sinilah pemula sering kepleset. Pintu subway, videotron digital, dan bus wrap nggak pakai file yang sama — beda bentuk, beda mode warna, beda format. Ini gambaran besarnya:
| Media | Orientasi | Mode warna | File umum |
|---|---|---|---|
| Subway (screen door / stasiun) | Umumnya landscape | CMYK (cetak) | PDF / AI, font di-outline |
| Videotron / signage digital | Landscape (ada yang portrait) | RGB | jpg / png, samain ke piksel panel |
| Bus wrap (samping) | Pita landscape panjang | CMYK | AI / PSD, font di-outline |
| Halte bus (shelter) | Lightbox portrait | CMYK | PDF / AI |
| Banner / spanduk | Umumnya landscape | CMYK |
Gambar diam atau video? Mayoritas iklan dukungan pakai gambar diam, jadi satu grafik yang dibikin rapi udah nutup sebagian besar titik. Beberapa layar digital — misalnya display di lift apartemen — emang dirancang buat muter video, jadi cek dulu apakah titik spesifik kamu butuh file gerak sebelum mulai.
Main aman: soal hak pakai
Bagian serunya ya mendesain. Bagian yang melindungi kamu adalah hak di balik tiap foto, font, dan logo yang kamu pasang. Ini bukan buat nakut-nakutin — anggap aja PR kecil biar perayaanmu tetap bersih.
- Foto. Foto resmi itu milik agensi; foto hasil jepretan fans milik fans yang motret. "Udah dipost publik" bukan berarti "bebas dipakai" — minta izin dulu atau pakai gambar yang hak pakainya sudah jelas.
- Logo, cover album, karakter. Ini hak yang terpisah — jangan asal tempel tanpa dicek dulu.
- Font. "Gratis" nggak selalu berarti "gratis buat komersial atau outdoor". Baca lisensinya; font OFL biasanya termasuk yang aman.
- Panduan agensi & IP. Beberapa agensi dan IP punya aturan iklan dukungan sendiri — baca itu duluan.
- Pemasangan outdoor. Di Korea, iklan outdoor punya tahap izin, ukuran, dan review; platform lokal yang bagus bakal ngurus atau ngecek bagian itu buat kamu.
☐ Font berlisensi buat penggunaan komersial
☐ Nggak ada logo resmi atau cover album tanpa izin
☐ Sudah cek panduan iklan dukungan dari agensi / IP
Desain sendiri — atau serahkan ke orang lain
Ada dua pilihan yang sama-sama masuk akal, dan nggak ada yang "salah".
Bikin sendiri
Mulai dari Canva — pintu masuk paling gampang, ada template, elemen gratis, dan preset ukuran, langsung dari browser. Pas banget buat naruh teks di atas background yang sederhana. Kalau kamu butuh file siap cetak buat media outdoor, naik level ke Illustrator atau Photoshop (file vektor bisa dibesarin tanpa pecah). Banyak pemula mulai dari Canva, dan baru pindah ke tools pro pas medianya emang nuntut.
☐ Resolusi tinggi — bukan gambar web yang mungil
☐ Font di-outline, gambar di-embed
☐ Nggak ada elemen penting di area potong / safe zone
☐ Ejaan, tanggal, dan romanisasi dicek dua kali
☐ Dibikin pas sesuai spec media
Serahkan ke yang ahli
Lagi mepet waktu, belum pede sama tools-nya, atau mentok di urusan spec dan review? Jasa desain bisa bikinin artwork-nya buat kamu. Di DUKPLACE, artwork iklan dukungan mulai dari sekitar 200.000 KRW (gambar diam — kerjaan foto dan grafik). Anggap aja ini opsi "aku nggak mau ambil risiko file ditolak" buat organizer pemula yang lagi ngejar deadline ulang tahun yang nggak bisa diundur. (Kalau satu titik memang butuh video, itu dihitung sebagai produksi terpisah.)
Siap kapan pun kamu siap
Mendesain iklan dukungan pertamamu kelihatan berat — sampai kamu pecah jadi bagian-bagian kecil: tulis hal yang tepat, bikin kebaca, sesuaikan ke spec, jaga hak pakainya tetap bersih. Lakuin itu, dan bias kamu dapat momen yang dikerjain dengan benar — dan kamu dapat foto yang bakal kamu simpan selamanya.
Jelajahi titik subway, videotron, bus, dan banner di seluruh Korea — lokal dan langsung, jadi kamu lihat harga yang sebenarnya.



